Lebih dari Sekadar Spin-Off, Sun Life Syariah Perkuat Komitmen Menghadirkan Perlindungan Syariah di Indonesia

  • Administrator
  • Rabu, 04 November 2026 20:00
  • Health

Mengurus kebutuhan keluarga in this economy banyak banget tantangannya. Biaya sekolah anak, kebutuhan sehari-hari, menanggung biaya hidup orangtua, sampai persiapan masa depan semua harus terpenuhi.

Kondisi ini membuat keluarga perlu punya perencanaan keuangan yang lebih matang. Termasuk menyiapkan perlindungan jika sewaktu-waktu terjadi risiko yang nggak terduga.

Ternyata jika Anda memilih polis asuransi diklaim lebih aman untuk melindungi diri sendiri dan menjadi bagian dari ikhtiar menjaga kesejahteraan keluarga. Banyak pilihan polis yang banyak dipakai keluarga Indonesia, tak terkecuali yang menerapkan prinsip syariah.

Kenapa Keluarga Perlu Punya Perlindungan?

Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mulai dari kesehatan anak, pendidikan, kebutuhan rumah tangga, polis untuk orangtua, hingga dana pensiun.

Sebab di setiap kehidupan pasti ada banyak risiko yang dihadapi. Anggota keluarga bisa sakit, kecelakaan, atau bahkan kehilangan pekerjaan yang datang tanpa diduga.

Kalau tak dipersiapkan, kondisi ini berpotensi mengganggu keuangan keluarga yang sudah direncanakan dengan susah payah.

Di sinilah keluarga perlu mempertimbangkan perlindungan. Dengan perencanaan yang tepat, keluarga bisa lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan tanpa harus mengorbankan kebutuhan lainnya.

Asuransi syariah menjadi salah satu alternatif perlindungan yang mengedepankan prinsip saling membantu dan tolong-menolong.

Potensi industri asuransi syariah di Indonesia pun masih cukup besar. Berdasarkan data OJK yang dipublikasikan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), penerimaan kontribusi industri mencapai Rp11,72 triliun pada semester I 2026.

Sementara itu, aset industri tumbuh 7,09 persen secara tahunan menjadi Rp50,90 triliun per Juni 2026.

Meski begitu, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan syariah sebesar 43,07 persen dan inklusinya 13,24 persen.

Artinya, masih banyak masyarakat yang perlu mendapatkan informasi dan akses lebih luas mengenai layanan keuangan syariah, termasuk asuransi.

Melihat kebutuhan perlindungan keluarga yang terus berkembang, Sunlife Indonesia menghadirkan Sunlife Syariah sebagai entitas mandiri yang berfokus pada pengembangan solusi perlindungan berbasis syariah.

Presiden Direktur Sunlife Indonesia Albertus Wiroyo ingin memperluas akses perlindungan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang asuransi syariah. Dalam ajang HijrahFest LinkUp 2026 di Jakarta, Minggu (1/11/2026), visi misi serta logo baru Sunlife Syariah diperkenalkan dengan membawa semangat “Ikhtiar Anda, Kami Jaga dengan Amanah” untuk keluarga Indonesia.

“Spin-off Sunlife Syariah memungkinkan kami lebih berfokus pada pengembangan solusi perlindungan asuransi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia,” ujar Albertus saat press conference.

Baca Juga: Moms Sering Boncos Atur Uang Bulanan In This Economy, Gimana Cara Mengatasinya?

Ia menambahkan, pihaknya ingin mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai perlindungan syariah agar semakin banyak keluarga yang bisa mendapatkan manfaatnya.

“Kami ingin mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai perlindungan syariah dan memperluas aksesnya, agar lebih banyak keluarga tidak hanya memahami, tetapi juga benar-benar terlindungi,” paparnya.

Ia percaya, setiap keluarga punya kebutuhan yang berbeda. Ada yang sedang fokus menyiapkan biaya pendidikan anak, ada yang ingin mempersiapkan ibadah haji, dan ada juga yang mulai memikirkan dana hari tua.

Albertus menyebut, berbagai solusi perlindungan dapat disesuaikan dengan tahapan kehidupan. Seperti perlindungan jiwa dan kesehatan, pendidikan, persiapan haji, perencanaan warisan, hingga dana pensiun.

Baca Juga: Gaji Cuma Numpang Lewat? Ini Cara Mengatur Keuangan Ala In This Economy

Presiden Direktur Sunlife Syariah Agung Prambudi juga ingin memastikan setiap peserta mendapatkan solusi yang sesuai kebutuhan, memahami perlindungan yang dimiliki, dan memperoleh pendampingan ketika diperlukan.

“Bagi kami, amanah bukan hanya pesan, tetapi cara kami menjalankan perlindungan. Kami ingin peserta mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya, memahami perlindungan yang dimiliki, dan terus mendapatkan pendampingan ketika dibutuhkan,” kata Agung.

Agung menekankan, salah satu hal yang membedakan asuransi syariah adalah prinsip ta'awun atau saling menolong. Dalam praktiknya, sebagian kontribusi peserta dialokasikan ke dana tabarru' sesuai akad dan ketentuan syariah.

Jadi, perlindungan syariah ini manfaatnya cukup beragam dan membawa semangat saling menjaga.

Dengan begitu, manfaat perlindungan yang dimiliki keluarga juga berpotensi membawa kebaikan bagi orang lain.

Komentar

0 Komentar